Tata Kelola Teknologi Informasi


IT Governance
Bagikan Artikel :
Kailijumei

Teknologi informasi (TI) adalah sekumpulan hardware dan software menggunakan teknologi termasuk teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang dapat membantu menyimpan, memproses dan menghasilkan data secara digital. Dengan demikian teknologi informasi bagi organisasi dapat digunakan untuk mencapai keunggulan kompetitif dengan kemudahan menjalankan proses bisnisnya. Pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem informasi berperan dalam memberikan kemudahan bagi manusia dalam melakukan perubahan-perubahan sekumpulan tugas atau proses.

Munafie

Teknologi informasi berpotensi tidak hanya untuk mendukung strategi bisnis yang ada, tetapi juga untuk membentuk strategi baru . Dengan demikian TI tidak hanya menjadi sebuah faktor sukses bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan, tetapi juga kesempatan untuk membedakan dan untuk mencapai keunggulan kompetitif (Grembergen & De Haes, 2009:2).

Tata kelola Teknologi informasi menjadi penting dengan alasan meningkatkan kesadaran manajemen akibat dari risiko teknologi informasi, memusatkan perhatian atas biaya TI pada seluruh organisasi dan meningkatkan realisasi komitmen manajemen sebagai kebutuhan terhadap peningkatan manajemen dan kontrol aktivitas TI.

Jasa Olah Data SPSS

Informasi harus dikelola dengan baik untuk memenuhi kebutuhan organisasi terhadap informasi yang meliputi aplikasi dan akses informasi serta pelayanan berdasarkan permintaan pengguna informasi. Menurut Ward & Peppard (2002:475) manfaat dari pengelolaan informasi adalah: memungkinkan organisasi membuat keputusan yang tepat; meningkatkan efektifitas proses dan hasil; menyediakan informasi yang tepat waktu dan focus pada kinerja; memelihara memori organisasi; meningkatkan produktifitas dan efektifitas manajer dan staf.

Informasi membutuhkan sebuah manajemen informasi sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan seperti yang dinyatakan oleh McLeod (1998) bahwa manajemen informasi merupakan peran manajer organisasi yang meliputi seluruh aktivitas yang dimulai dari mengumpulkan data mentah dan diproses menjadi informasi yang berguna. Artinya informasi merupakan sesuatu yang penting untuk membuat sebuah keputusan, sehingga harus dikelola secara baik dimulai dengan perencanaan tata kelola TI yang baik dalam bentuk portofolio.

Tata kelola dapat diartikan sebagai sebuah kerangka kebijakan, prosedur dan kumpulan proses-proses yang bertujuan untuk mengarahkan dan mengendalikan perusahaan dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan dengan memberikan tambahan nilai bagi bisnis, melalui penyeimbangan keuntungan  dan resiko TI beserta proses-proses yang ada di dalamnya.

Tata kelola TI juga dapat diartikan sebagai bagian yang terintegrasi dari suatu kerangka pengaturan perusahaan, yang terdiri dari kepemimpinan, struktur organisasi, dan proses-proses yang memastikan bahwa TI perusahaan mendukung dan memperluas strategi dan tujuan organisasi. Sementara menurut Weill dan Ross (2004) menyatakan bahwa tata kelola TI tidak sekedar pembuatan keputusan spesifik tetapi lebih pada penentuan siapa yang secara sistematis membuat dan berkontribusi pada keputusan tersebut (Jogiyanto & Abdillah, 2011:14).

Fungsi dari Tata Kelola TI adalah untuk mengarahkan aktifitas-aktifitas TI, dan memastikan bahwa kinerja TI memenuhi tujuan-tujuan sebagai berikut: penyelarasan TI dengan perusahaan dan merealisasikan keuntungan-keuntungan yang dijanjikan penerapan TI; penggunaan TI untuk memungkinkan perusahaan memanfaatkan kesempatan dan memaksimalkan keuntungan; penggunaan sumber daya TI dengan bertanggung jawab; pengelolaan resiko terkait TI dengan tepat; tata kelola TI bermanfaat untuk mengatur penggunaan TI, dan memastikan kinerja TI sesuai dengan tujuan/fokus utama area tata kelola TI.

Selain itu tata kelola TI menjadi penting karena memberikan solusi TI dengan kualitas yang bagus, tepat waktu, dan sesuai dengan anggaran, menguasai dan menggunakan TI untuk mendatangkan keuntungan, dan menerapkan TI untuk meningkatkan efisiensi dan produktifitas sambil menangani risiko TI.

Tata kelola TI merupakan penentuan dan pelaksanaan atau implementasi dari proses, struktur, dan mekanisme relasional yang memudahkan  pihak bisnis dan TI dalam melaksanakan tanggung jawab mereka dalam mendukung keselarasan bisnis dan TI dan penciptaan nilai dari TI yang mendukung investasi bisnis. Tata kelola TI menjadi bagian integral dari tata kelola suatu perusahaan dan perlu diintegrasikan ke dalamnya. Tata kelola perusahaan adalah sistem di mana perusahaan diarahkan dan dikontrol.

Ketergantungan bisnis terhadap TI telah menghasilkan fakta bahwa isu-isu tata kelola perusahaan tidak dapat diselesaikan tanpa mempertimbangkan sisi TI. TI berfungsi  sebagai  pendorong yang penting untuk mencapai nilai bisnis melalui investasi di bidang TI dan TI dapat mempengaruhi peluang strategis sebagaimana yang digariskan oleh perusahaan dan mampu memberikan masukan penting untuk rencana strategis perusahaan.

Dalam implementasi tata kelola TI dibutuhkan pemahaman mengenai perbedaan antara tata kelola TI/IT governance dengan manajemen TI/IT Management. Perbedaan terletak pada ruang lingkup dan perannya. Manajemen TI berfokus pada penyediaan pasokan internal dari layanan dan produk TI secara efektif dan efisien serta pengaturan operasional TI, sedangkan cakupan tata kelola TI jauh lebih luas dan berkonsentrasi dalam melaksanakan dan mengubah TI perusahaan untuk memenuhi kebutuhan baik untuk bisnis saat ini dan masa depan yang merupakan fokus internalnya dan memenuhi kebutuhan pelanggan bisnis saat ini dan di masa depan yang menjadi fokus eksternalnya.

Penulis : Yulia Desmon, SKM, M.CIO (UPTD Instalasi Farmasi Kota Padang Panjang)

loading…


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *