SPM : 3. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir

Bagikan Artikel :

Setiap bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota wajib memberikan pelayanan kesehatan bayi baru lahir kepada semua bayi di wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu tahun.

Pelayanan kesehatan bayi baru lahir  sesuai standar adalah pelayanan yang diberikan pada bayi usia 0-28 hari dan mengacu kepada Pelayanan Neonatal Esensial sesuai yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak, dilakukan oleh Bidan dan atau perawat dan atau Dokter dan atau Dokter Spesialis Anak yang memiliki Surat Tanda Register (STR).

Pelayanan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Bidan praktek swasta, klinik pratama, klinik utama, klinik bersalin, balai kesehatan ibu dan anak, rumah sakit pemerintah maupun swasta), Posyandu dan atau kunjungan rumah.

Capaian kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam memberikan paket pelayanan kesehatan bayi baru lahir dinilai dari persentase jumlah bayi baru lahir usia 0-28 hari yang mendapatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir sesuai standar di wilayah kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu satu tahun.

Rumus untuk penghitungan kinerja pelayanan kesehatan bayi baru lahir adalah :

3

Target capaian Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam pelayanan kesehatan bayi baru lahir sesuai standar adalah 100 persen.

Langkah-langkah Kegiatan :

  1. Pendataan bayi baru lahir
  2. Pelayanan kesehatan bayi baru lahir (dalam dan luar gedung)
  3. Pengisian dan pemanfaatan Buku KIA
  4. Pencatatan dan pelaporan
  5. Rujukan pertolongan kasus komplikasi pada bayi baru lahir jika diperlukan

Untuk memantau pelaksanaan SPM ini dilakukan monitoring dan evaluasi melalui :

  1. Sistem Informasi Puskesmas
  2. Sistem Informasi Rumah Sakit
  3. Sistem Informasi Kesehatan Daerah

Sumber daya manusia yang terlibat pada SPM ini adalah :

  1. Bidan
  2. Perawat
  3. Dokter/DLP
  4. Dokter Spesialis Anak

Pedoman yang bermanfaat untuk SPM ini adalah :

  1. Pengadaan Set Peralatan Kesehatan mengacu pada Permenkes Nomor 75 Tahun2014 tentang Puskesmas;
  2. Pengadaan Set Peralatan Kesehatan Ibu Hamil mengacu pada Permenkes Nomor 97 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan dan Masa Sesudah Melahirkan, Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi serta Pelayanan Kesehatan Seksual;
  3. Pengadaan Set Peralatan Kesehatan Bayi Baru Lahir mengacu pada Permenkes Nomor25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak;
  4. Pemeriksaan Laboratorium pada Ibu dan Anak mengacu pada Pedoman Pemeriksaan Ibu dan Anak;
  5. Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak ditingkat pelayanan kesehatan dasar.
  6. Pengisian dan pemanfaatan buku KIA mengacu pada Kepmenkes Nomor 284/MENKES/SK/III/2004 tentang Buku Kesehatan Ibu dan Anak.
loading…


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.